Sukses Menjual - Sukses Finansial

Home | Kontak | Order | Member Area

Sponsor / Reseller  : admin- Semarang

 

 

Strategi Sukses Mengelola Karier & Bisnis

 

 

Daftar Isi :

  • Prolog

  • Perspektif Dan Kiat Sukses Yang Benar

  • Kegagalan, Penderitaan, dan Sukses

  • Pikiran, Karakter, dan Sukses

  • Uang dan Sukses

  • Cara Mengembangkan Mental Sukses

  • Mental dan Karakter Pecundang

  • Sukses Karier dan Bisnis

  • Mengapa Kita Perlu Sukses?

  • Cara Mengundang Nasib Baik untuk Sukses

  • Business Performance Revolution : Cara Revolusioner untuk Meningkatkan Kinerja Bisnis

  • Operational Audit

  • Epilog : Let’s Make Best Things Happen!

 

 

Sinopsis :

 

Strategi Sukses Karier & Bisnis

Faktor apakah yang membuat seseorang bisa sukses dalam karier dan atau bisnis? Mengapakah ada orang yang telah bekerja berbelas bahkan berpuluh tahun tanpa mendapatkan peningkatan karier dan penghasilan yang berarti, sedangkan ada orang yang hanya dalam beberapa tahun saja telah mendapatkan posisi karier dan penghasilan yang tinggi?

 

Itulah pertanyaan yang jawabannya sudah saya coba carikan selama bertahun-tahun dan yang hasilnya serta contohnya akan saya jabarkan dalam buku ini.

 

“Success follows attitude”, adalah kesimpulan yang bisa saya tarik setelah berinterrelasi dengan sedemikian banyak orang selama saya menjadi konsultan dan pelatih manajemen bisnis.

 

Kesimpulan itu saya ambil setelah saya bertemu dan bertukar pikiran dengan banyak orang dari segala level dan strata, mulai dari kaum orang miskin sampai orang kaya, dari buruh sampai manajemen puncak, dari pengusaha kecil dan koperasi sampai kepengusaha besar.

 

Jika seseorang ingin sukses dengan kemampuan dan fasilitasnya sendiri (self-made person), maka faktor paling dominan yang diperlukannya untuk mendorong mempengaruhi sukses adalah prilaku dan karakternya.

 

Faktor kedua ialah pergaulan yang luas dan kondusif, sehingga hal itu bisa menciptakan peluang bisnis yang memudahkan dirinya mencapai sukses. 

 

Namun sayang, bagi orang yang memiliki hanya bermodalkan karakter namun dan tidak mempunyai modal uang atau fasilitas, memang mempunyai kendala untuk bergaul dengan kalangan yang kondusif terhadap sukses, yaitu kepada orang-orang yang telah sukses atau setidaknya yang bisa membantunya menuju sukses, mengapa? Karena orang-orang dengan kriteria seperti itu tentunya berada di lingkungan tertentu yang eksklusif, seperti di lapangan golf, di klub kebugaran mewah, di Executive Club, dan tempat-tempat  bergengsi lainnya, yang untuk memasukinya bukan hanya memerlukan karakter positif, melainkan juga reputasi dan uang!

 

Seperti kata pepatah, “Success breeds success”, saya juga bisa mengatakan bahwa “Money breeds money!”, bahwa kalau kita sudah sukses, maka untuk menjadi lebih sukses adalah pekerjaan mudah serta alamiah. Demikian juga, jika kita telah mempunyai banyak uang, maka untuk mendapatkan lebih banyak uang lagi adalah pekerjaan mudah karena lebih banyak alternatif investasi.

 

Sebaliknya, jika kita masih miskin atau masih menjadi ‘nobody’, maka segala hal nampaknya tertutup dan sukar. Orang kaya hanya mau bergaul dengan orang kaya. Orang besar hanya mau bergaul dengan orang besar. Sehingga konsekwensi logisnya ialah orang kaya akan menjadi semakin kaya. Sedangkan orang miskin atau orang kecil ----karena hanya berani dan bisa bergaul dengan orang kecil dan atau orang miskin juga yang mungkin saja saling menyusahkan (minta pertolongan)-, ---akan tetap miskin atau kecil, bahkan bisa saja menjadi bertambah miskin.

 

Memang ironis dan nampak tidak adil, namun demikianlah hukum hidup. Seperti satu ayat yang pernah saya baca dalam Matius 25:29, yang berbunyi, “Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya”

 

HAAH…..!

 

Tentu saja dalam segala hal bisa terjadi pengecualian. Bisa saja seseorang yang tidak mempunyai pergaulan sukses, serta tidak mempunyai karakter sukses, namun entah bagaimana caranya ia bisa juga mencapai sukses.

 

Mengapa bisnis rugi atau bangkut? Karena tidak mendapatkan penjualan dan profit yang memadai! Mengapa demikian? Karena produk atau jasa tidak mampu  saing! Mengapa demikian? Karena manfaat produk/jasa lebih kecil daripada nilai uang pembeli dan juga dari manfaat yang diberikan oleh pesaing!

 

Mengapa demikian? Karena tidak adanya strategi dan program yang memadai! Mengapa demikian? Karena tidak mempunyai sumber daya manusia yang memadai! Mengapa demikian? Karena mis-manajemen! Mengapa demikian? Karena perilaku pemain bisnis (karyawan dan pengusaha) yang keliru, atau tidak kondusif terhadap sukses!

 

Prilaku, sekali lagi, prilaku. Prilaku kitalah yang menentukan sukses atau gagal. Bukan faktor makro atau nasib, melainkan prilaku internal, individu maupun organisasi bisnis, yang membuat bisnis untung atau rugi, dan membuat anda naik karier atau bahkan dipecat.

 

Apa pun yang menjadi harapan atau kebutuhan anda dalam membaca buku ini, apakah untuk sukses karier maupun bisnis, kami telah menyediakan jawabannya serta beberapa contohnya, agar anda mengikuti bagaimana proses pencapaian hasilnya. Minimal, bisa menjadi inspirasi bagi anda.

 

Bagi anda yang mempelajari dan mengikuti STRATEGI SUKSES yang kami jabarkan dalam buku ini, maka cepat atau lambat, anda pasti sukses dan bertambah sukses. Tidak ada hal apa pun yang bisa menghalangi langkah anda untuk sukses.

 

Kalau belum, “It’s just a matter of time!”, percayalah!

 

 

 

BETTER IS NOT ENOUGH WHEN GETTING THE BEST IS POSIBLE

 

 

SuksesMarketing.Com