|
Daftar Isi :
-
Pendahuluan :
Menjual Itu Gampang
-
Psikologi Persuasi :
Bagaimana Cara Mempengaruhi Pikiran Orang Agar Bertindak Seperti
Yang Kita Inginkan
-
Mengapa Orang Tidak
Membeli Dari Kita, Dan Cara Menyiasatinya
-
3 Powerful Buying
Motivators
-
Positive Money
Mindedness
-
Bagaimana
Mendapatkan Apa Saja Yang Anda Inginkan
-
Cara memiliki
Productive Selling Attitude
-
Cara Mempengaruhi
Pikiran Dan Perilaku Prospek Secara Tersembunyi
-
Tips &
Tricks
-
Cara Mempraktekkan
Hypnosis In Selling Tahap Demi Tahap
-
Script Untuk Praktek
Menghypnosis
-
Self-Test : Apakah
Anda Sales Force Yang Produktif?
-
Selling Resolution
Sinopsis :
|
 |
MENJUAL ITU GAMPANG!
Ya, memang
menjual itu gampang!. Jika kita menemukan prospek yang mau dan
mampu membeli, sementara kita mempunyai produk atau jasa yang
tepat manfaat dan harganya, maka terjadilah transaksi.
Tapi jika kita tidak menemukan
kondisi ideal seperti di atas, persoalannya menjadi lain.
Misalnya kita menjumpai prospek yang sebenarnya memerlukan
manfaat produk seperti |
yang kita tawarkan dan mampu membeli,
tetapi ia tidak percaya pada penawaran atau proposal kita, lantas
bagaimana?...
Selling Skills
mengajarkan bahwa jika kita menghadapi prospek yang skeptis, kita
perlu meyakinkannya dengan proof source, entah berupa literatur,
kesaksian pihak ketiga, demo produk, atau kalau perlu mencobanya
sendiri. Tujuannya tentu agar prospek percaya, dan membeli.
Pertanyaannya,
bagaimana jika kita tidak mempunyai Proof Source yang kuat untuk
meyakinkan prospek? Atau, yang lebih parah lagi, prospek tetap tidak
percaya, sekalipun kita telah menunjukkan berbagai proof source
yang relevan?... Bukankah hal seperti
ini sering terjadi dilapangan? Dan bukankah hal
seperti ini sering membuat sales person frustrasi?!
Nah, ketika Selling
Skills biasa tidak lagi bisa meyakinkan prospek yang skeptis,
diperlukan cara lain yang tidak biasa, yakni menggunakan teknik
hipnosis. Cara ini dimaksudkan untuk mempengaruhi pikiran prospek agar lebih mudah percaya
dan membeli.
Teknik persuasi dan
sugesti hipnosis memang terbukti ampuh untuk mempengaruhi pikiran
orang agar berperilaku seperti yang kita sarankan; selama tidak
bertentangan dengan basic belief system orang tersebut. Maksudnya, jika manfaat produk
atau jasa yang kita tawarkan memang sesuai dengan kebutuhan
prospek, tapi prospek itu tidak percaya kepada proposal kita, hal itu
bisa diatasi dengan teknik hipnosis.
Namun jika prospek
bersikeras tidak
menginginkan produk atau jasa tersebut, karena memang tidak
membutuhkannya, atau tidak menyukainya, teknik hipnosis yang akan saya
sampaikan, tidak efektif untuk membuatnya membeli.
Mengapa demikian?
Karena teknik hipnosis yang saya sampaikan bukanlah magic, atau ilmu
gaib yang merebut kesadaran atau kehendak bebas (free-will) orang.
Teknik hipnosis adalah teknik persuasi dan sugesti ilmiah, yang metodologi
dan manfaatnya tidak bertentangan dengan akal sehat.
Dengan demikian,
jika produk atau jasa
kita memang tidak bermanfaat bagi prospek, maka sekalipun kita
terapkan teknik hipnosis, produk dan jasa tersebut akan ditentang oleh
prospek.
Dengan kata lain,
teknik penjualan menggunakan kuasa hipnosis yang saya maksudkan ialah,
bahwa kita hanya akan bisa membuat orang percaya dan membeli, jika
memang manfaat produk atau jasa kita sesuai dengan kebutuhan prospek,
tetapi prospek itu terkendala oleh ketidakpercayaan terhadap penawaran kita.
BETTER IS NOT ENOUGH
WHEN GETTING THE BEST IS POSIBLE
|